Doa dalam Al Qur’an, Al Kahfi ayat 10 serta keutamaannya.

doa Surat Al Kahfi ayat 10

Selamat berhari Jumat, wahai Ummat Nabi Muhammad SAW.. Ada beberapa amalan di Hari Jumat yang Berkah ini yang bisa kita lakukan, salah satunya berdoa kepada Allah SWT karena memang Hari Jumat merupakan salah satu waktu yang baik dan mustajab untuk berdoa.

Doa yang terkandung didalam al Qur’an adalah salah satu doa yang paling mustajab. Salah satunya doa ini, yang terdapat dalam surat al kahfi ayat 10. Dari maknanya saja sangat mengena. Bagaimana kita memohon kepada Sang Pencipta petunjuk yang lurus dan rahmat dalam aktifitas / urusan kita. Sehingga, setiap jengkal langkah dan keputusan yang kita ambil, Insyaallah merupakan yang terbaik dari-Nya.

Ketika dulu sempat sowan kepada pengasuh PP. Sunan Pandanaran, beliau KH. Mu’tashimbillah meyampaikan bahwa seorang pencari ilmu harus memiliki suatu amalan yang istiqomah ia laksanakan, paling tidak membaca doa tsb. Dibaca setiap ba’da sholat rowatib sebanyak minimal 3 kali. (Kurang lebih, Insyaallah redaksinya seperti itu).

Al Kahfi ayat 10

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

“Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.” (Sura Al-Kahf, Ayah 10)

Ketika pelajaran Abah Yasin (salah satu guru sesepuh) di Pondok Pesantren Al Hikmah pun, beliau menyampaikan pentingnya doa itu.

Beberapa Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jum’at

Bahwa ganjaran bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau pada siang harinya akan diberikan cahaya (disinari). Dan cahaya ini diberikan pada hari kiamat, yang memanjang dari bawah kedua telapak kakinya sampai ke langit. Dan hal ini menunjukkan panjangnya jarak cahaya yang diberikan kepadanya, sebagaimana firman Allah Ta’ala:

Baca Juga  Hukum Jasa Pemasangan Iklan Poker Dan Judi Online di Website Dalam Islam

يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُمْ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ

“Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka.” (QS. Al-Hadid: 12)

Balasan kedua bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at adalah berupa ampunan dosa antara dua Jum’at. Dan bisa jadi inilah maksud dari disinari di antara dua Jum’at. Karena nurr (cahaya) ketaatan akan menghapuskan kegelapan maksiat, seperti firman Allah Ta’ala:

إن الحسنات يُذْهِبْن السيئات

“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Huud: 114)

Surat Al-Kahfi dan Fitnah Dajjal

Manfaat lain surat Al-Kahfi yang telah dijelaskan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah untuk menangkal fitnah Dajjal. Yaitu dengan membaca dan menghafal beberapa ayat dari surat Al-Kahfi. Sebagian riwayat menerangkan sepuluh yang pertama, sebagian lainnya keterangan lagi sepuluh ayat terakhir.

Imam Muslim meriwayatkan dari hadits al-Nawas bin Sam’an yang cukup panjang, yang di dalam riwayat tersebut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Maka barangsiapa di antara kamu yang mendapatinya (mendapati zaman Dajjal) hendaknya ia membacakan atasnya ayat-ayat permulaan surat al-Kahfi.”

Dalam riwayat Muslim yang lain, dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat dari permulaan surat al-Kahfi, maka ia dilindungi dari Dajjal.” Yakni dari huru-haranya.

Imam Muslim berkata, Syu’bah berkata dalam Shahih Muslim, Kitab Shalah al-Mufassirin, Bab; Fadhlu Surah al-Kahfi wa Aayah al-Kursi: 6/92-93,

“Dari bagian akhir surat al-Kahfi.” Dan Hammam berkata, “Dari permulaan surat al-Kahfi.”

Imam Nawawi berkata, “Sebabnya, karena pada awal-awal surat al-Kahfi itu tedapat/ berisi keajaiban-keajaiban dan tanda-tanda kebesaran Allah. Maka orang yang merenungkan tidak akan tertipu dengan fitnah Dajjal”. Demikian juga pada akhirnya, yaitu firman Allah:

Baca Juga  Makan Rombongan ala Santri, bukan sekedar tradisi.

أَفَحَسِبَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنْ يَتَّخِذُوا عِبَادِي مِنْ دُونِي أَوْلِيَاءَ

“Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? . . .” QS. Al-Kahfi: 102. (Lihat Syarah Muslim milik Imam Nawawi: 6/93)

Semoga kita diberi kekuatan dalam menjalani cobaan, dan diberi rahmat dalam setiap kegiatan.

Hari Jum’at, jangan lupa membaca Surat Al Kahfi nya, minimal 10 ayat pertama 🙂


Jazaakumullahu khoiran katsiiraa.

Salam hangat, ardan7779.

You may also like...

6 Responses

  1. Nyuwun says:

    Masyaallah doa yang luar biasa

  2. Dul Abdul says:

    JanGan lupa shalawat nya …. Subhanallah kang ardan saling berbagi semangat 😄😄😍

    • Ardan7779 says:

      Siap Gus, Shollu’alannabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam.
      Kudu Semangat, semoga selalu ingat Nabi Muhammad, basahi bibir dengan lantunan sholawat.

  3. Ray says:

    Mohon maaf mas ardan .hanya ingin meluruskan arti ayat dr surat Huud 114 mohon di telaah lagi trimakasih.kiranya Allah meridhoi .Aamiin

  4. Ahmad Muhdor says:

    Jazakallah, terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *