Istiqomah. Merupakan kata yang singkat, namun terkadang terasa berat.

“Ugo Ora Ninggal Ngaji Kerono Repot, Sebab Repot Ora Bakal Pedot”

Kalimat diatas merupakan puji-pujian. Singkat, sering terdengar dalam lantunan lagu doa ketika setiap kali majelis ta’lim sehabis maghrib di Yayasan Pendidikan Darul Istiqomah yang bertempat di desaku dimulai.

Kata-kata yang memang singkat itu termaktub bukan tanpa arti, tetapi memiliki makna yang sangat dalam, terutama dalam hal istiqomah membaca Al Qur’an.

Manusia zaman sekarang dengan segala kesibukanya (terkadang juga hanya sibuk yang dibuat-buat) membuat mereka lalai akan pentingnya membaca Al Qur’an secara istiqomah. Mereka (terkadang juga saya πŸ™ ) terlena dalam kesibukan, sehingga tidak sempat menyisihkan walau hanya sedikit waktu untuk membaca dan merenungi AL Qur’an.

Istiqomah.Β Memang berat, namun kita pasti kuat!

“Juga Tidak Meninggalkan Mengaji Karena Sibuk, Sebab Sibuk Tidak Akan Selesai-selesai”

Begitulahkiranya arti secara bahasa yang terkandung di dalam lirik puji-pujian diatas.

Memalui quote ini, kita diingatkan dan disadarkan bahwa jangan selalu terlena dalam kesibukan duniawi. Sisihkan waktu untuk bermunajat kepada Allah SWT dengan membaca Al Qur’an dan ibadah lainnya.

Jika kita melalaikan membaca Al Qur’an dengan alasan kesibukan, maka tetaplah Al Qur’an itu diabaikan, karena kesibukan itu datang tiada hentinya.

Ya, walau sebentar, yang penting ikhlas dan istiqomah. Ingat, ISTIQOMAH.. InsyaAllah menjadikan hidupmu semakin berkah. πŸ™‚

 


ardan7779

Baca Juga  Malang Suante, Sayang...