Assalamu’alaikum sobat semua. Kali ini ane ingin sedikit mengupas salah satu hal yang sangat menarik terkait acara Indonesia TV One yang mempertemukan beberapa narasumber yang saya secara pribadi ingin melihat narasumber-narasumber itu dalam satu forum sejak lama. Dan ILC ini seakan menjawab krentek didalam hati ku yang menggebu-gebu beberapa waktu yang lalu. 🙂

Dalam kesempatan ini, Presiden Djancukers atau Sujiwo Tedjo juga berkesempatan untuk ikut “menghangatkan” suasana didalam forum itu. ya! dalam sekitar 6 menit beliau berbicara, ada banyak point yang bisa kita ambil salah satunya perihal bagaimana mencapai Tuhan.

Bahwa makna ESA itu bukanlah satu numerik, penyebutan kata ESA hanya untuk menggampangkan untuk kita sebagai orang-orang awam untuk mengumpamakan. Dan juga, jadikanlah kepala kita sebagai anak tangga untuk menggapai Tuhan Yang Maha Esa.

Tangga menuju Tuhan adalah kepalamu, maka letakkan kepalamu dibawah telapak kakimu

Jangan kau artikan Esa dengan satu numerik, Esa-nya Tuhan bukan itu.

Saya perlu literasi sebelum saya hadir di #212. Dan saya akan hadir kalo ummat2 beragama sudah tidak lagi membela Tuhan, karena Tuhan sudah Maha Besar. Tak perlu untuk dibela.
Kecuali kalau kalian dilarang ke gereja, dilarang ke Masjid. Baru DARAH urusannya.

Laa kalau kalian ribut karena Nama Tuhan Gusti Allah dimain-mainin, Kalian Tu Siapa..??!

Pernyataan Presiden Djancukers inipun mendapat sorakan dan gelak tawa pemirsa. Namun, dalam pernyataan yang mengundang tawa ini, memang mengandung makna yang sangat dalam.

Semoga Indonesia selalu dalam keadaan damai dan terbebas dari konflik-konflik terutama yang berasal dari unsur Sara. Apapun agamamu, sukumu, warna kulitmu, kita harus sadar bahwa kita ini satu, Indonesia!

"Tangga menuju Tuhan adalah kepalamu, maka letakkan kepalamu dibawah telapak kakimu" . Jangan kau artikan Esa dengan satu numerik, Esa-nya Tuhan bukan itu. Saya perlu literasi sebelum saya hadir di #212 . Dan saya akan hadir kalo ummat2 beragama sudah tidak lagi membela Tuhan, karena Tuhan sudah Maha Besar. Tak perlu untuk dibela. Kecuali kalau kalian dilarang ke gereja, dilarang ke Masjid. Baru DARAH urusannya. Laa kalau kalian ribut karena Nama Tuhan Gusti Allah dimain-mainin, Kalian Tu Siapa..??! . . . *Cuplikan @president_jancukers dalam menyampaikan dialog imajiner Bapak @jokowi dalam @indonesialawyersclub malam tadi. . . #aksi212 #alumni212 #reuni212 #sujiwotejo #djancuk #presidentdjancukers #ilc #indonesialawyersclub #islam #indonesia #abujanda #felixsiauw #fadlizon #politik

A post shared by Muhammad Syauqi Hanif Ardani (@ardan7779) on

*Cuplikan @president_jancukers dalam menyampaikan dialog imajiner Bapak @jokowi dalam @indonesialawyersclub malam tadi

Baca Juga  Berbicara mengenai NU dulu, NU sekarang.