Cara Mendaftar GCP (Google Cloud Platform) Free Credits $300 USD Menggunakan Kartu Jenius


Halo sobat ardan! Kali ini aku pengen sedikit share pengalaman mendaftar Google Cloud Platform atau lazim disebut dengan GCP yang menawarkan free trial tidak tanggung-tanggung, yaitu mencapai $300 USD! yang mana bisa dipakai selama 1 tahun layanan.

Anda tentu tahu kan, layanan google sudah lama terbukti mempunyai kredibilitas yang mumpuni dalam dunia internet, misal Search Engine, Server, Cloud Computing, bahkan OS android. Oh iya, beberapa web yang saya kelola juga pernah berdiam di GCP untuk waktu yang lama looh, dan gak ada masalah yang berarti sama sekali. Yaa, produknya google memang sangat jarang bermasalah kaaan.. 😀

Google Cloud Platform merupakan layanan Cloud Computing dari Google yang terdiri dari 4 jenis layanan yang semuanya bertujuan untuk membuat project berbasis Cloud Computing / Komputasi Berbasis Internet agar bisa diakses dan dimanfaatkan dalam skala global. adapun 4 jenis layanan GCP adalah Google AppEngine, Google BigQuery, Google Compute Engine dan Google Cloud Storage. Kali ini kita akan menggunakan layanan Google Compute Engine.

Ada beberapa kelebihan yang dimiliki layanan Google Cloud Platform, diantaranya:

  1. Keamanan Data : Menggunakan layanan Google cloud Platform memungkinkan kita untuk memiliki keamanan data yang sangat terjamin. Ini terbukti dengan sekian lama layanan google, hampir tidak pernah ada kasus kerentanan keamanan google yang terjadi. Keamanan data merupakan faktor penting untuk membangun sebuah layanan berbasis internet.
  2. Fleksibel : Dimanapun kita berada kita bisa mengakses data yang kita simpan di Google Cloud Platform dengan mudah, yang perlu kita sediakan hanya akses internet. Sobat juga bisa menggunakan RESTful API agar aplikasi yang sobat buat bisa di intregrasikan dengan smartphone berbasis Android ataupun iOS Apple.
  3. Data Terpusat : Penyimpanan yang terpusat sangat diperlukan untuk membangun sebuah layanan dengan skala besar, terutama apabila pengguna dari layanan tersebut sangat banyak.
  4. Menghemat Biaya : Apabila kita memikirkan investasi jangka panjang, layanan Google Cloud bisa menekan biaya pengadaan infrastuktur system yang kita perlukan untuk membangun sebuah aplikasi untuk bisnis kita.

Sebelumnya, jika anda ingin mendaftarkan layanan ini perlu mempunyai kartu kredit / debit yang sudah support. Saat ini, penggunaan kartu kredit menjadi lazim digunakan di dunia internet. Tentu ini tidak menjadi masalah karena banyak alternatif yang bisa digunakan. Jika anda menggunakan BNI, maka bisa menggunakan VCN BNI atau juga bisa menggunakan layanan Virtual Card Jenius dari BTPN. Saya sendiri menggunakan Kartu Jenius untuk registrasi karena mudah membuatnya, berikut caranya membuat Kartu Jenius:

  • Pastikan koneksi internet lancar dan stabil.
  • Menginstall aplikasi JENIUS di android / IOS.
  • Lakukan registrasi sesuai petunjuk yang disajikan di aplikasi, termasuk mengisi data diri, alamat, foto KTP, Foto Selfi beserta KTP, dll.
  • Kemudian melakukan validasi data dengan membawa KTP ke Bank BTPN terdekat untuk mengaktifkan kartu Jenius yang didaftarkan, tanpa harus antri dan proses cepat!. Pihak Jenius bahkan menyediakan fasilitas aktifasi di rumah calon nasabah di beberapa tempat yang terjangkau.
  • nb: Untuk membuat Kartu Jenius, tidak memerlukan deposit sepeserpun. Sayapun, ketika membuat kartu Jenius dengan deposit Rp.0,- dan ketika aktif saya baru mengisi saldo kemudian saya pakai untuk Top-Up e-card.

Berikut Cara Mudah Mendaftar GCP (Google Cloud Platform) Free Credits $300 USD Menggunakan Kartu Jenius

> Masuk ke halaman https://console.cloud.google.com/ lalu pilih di pojok kanan atas Signup For Free Trial. Kemudian isikan data diri yang dibutuhkan, usahakan data jangan ngawur / sesuai dengan data real anda untuk mencegah banned / hal-hal yang tidak diinginkan.

> Kemudian, isikan informasi kartu kredit yang dibutuhkan. Jika menggunakan kartu jenius dan sudah di aktifsasi, maka tinggal masuk ke Aplikasi Jenius di HP, kemudian buka bagian E-Card, dan lihat informasi angka CVV dan nomor kartu.

DI Dashboard Aplikasi Jenius, Pilih Bagian E-Card Kartu Jenius BTPN
Pilih Lihat Kode CVV dan masukan password Jenius sobat
Lalu, Masukan informasi kartu ke halaman registrasi GCP

Oh Iyaaa, sebagai catatan ketika mendaftar di GCP menggunakan Kartu Jenius / mungkin juga menggunakan kartu lain, maka saldo akan otomatis terkurangi $1 untuk verifikasi kartu. Maka, E-Card harus di Top-Up Terlebih dahulu minimal $1 agar bisa digunakan.

Tambahan: Jangan lupa setting limit transaksinya paling tidak Rp20.000,- yaa untuk keperluan verifikasi.

> Jika sudah, maka sebentar lagi akun GCP akan segera aktif dan siap untuk kita pergunakan credits $300 USD untuk keperluan Cloud Computing, termasuk dijadikan sebagai Web Hosting yang powerfull. Berikut catatan penggunaan yang sudah saya pakai selama beberapa bulan.

Dashboard Google Cloud Platform

UPDATE! 16 Juli 2018

Ada beberapa sobat kita yang sepertinya memiliki kendala ketika hendak mendaftar akun GCP, yaitu diwajibkannya untuk mengupload KTP dan Kartu secara Fisik. Seperti bebrapa pertanyaan dibawah ini yang disampaikan melalui inbox fp arddan7779, feedback, maupun kolom komentar.

Pertanyaan melalui FP Facebook
Pertanyaan melalui feedback
Pertanyaan melalui kolom komentar

Pihak Google sepertinya sudah lebih ketat dalam menerima pendaftar baru. Ketika saya mendaftar ke GCP beberapa waktu lalu, sama sekali tidak diminta mengupload KTP dan Kartu Kredit, hanya memasukan informasi kartu. Mungkin karena semakin banyak yang mendaftar ke GCP sehingga pihak google lebih selektif dalam menerima pendaftar baru, salah satu caranya supaya mengupload KTP dan Kartu fisik.

Jika seperti ini yang sobat alami, maka silahkan sobat mengupload syarat yang diminta jika memang sobat masih mau melanjutkan pendaftaran. Untuk kartu Jenius, kartu fisik akan diterima sekitar 2 Minggu – 1 Bulan, pastikan alamat yang sobat masukan di aplikasi benar.


Nah, begitulah cara untuk membuat akun GCP dengan mendapatkan Credits $300 USD dan bisa kita pergunakan selama 1 Tahun. Untuk membuat Web Server menggunakan GCP, silahkan BACA DISINI .

Sekian, semoga bermanfaat buat sobat semua yang sedang mencari ‘gratisan :D’ atau ingin belajar menggunakan Cloud Computing milik Google. Ada Kritik, Saran, Pertanyaan..? Tinggalkan di Kolom Komentar, Jangan Sungkan..!. 😀


Cara Mudah Setting Name Server dan DNS Cloudflare


Membahas Cara Mudah Setting Name Server dan DNS Cloudflare. Ini sangat berguna bagi kamu yang baru mempunyai VPS, namun belum bisa membuat website anda online. OK, simak sampai akhir ya jadikan website kamu online 🙂

Berkenalan Dengan Cloudflare

Cloudflare adalah sebuah CDN (Content Delivery Network) yang memiliki berbagai fitur lebih baik dari standar CDN yang ditawarkan. Cloudflare berada di antara domain dan web hosting yang memiliki kemampuan untuk mem-filter trafik dan mempercepat akses website. Cloudflare menyediakan keamanan tambahan dari serangan DDoS. Cloudflare bekerja layaknya CDN lain dengan cara menyebarkan konten website ke berbagai data center yang tersebar di beberapa tempat, ketika User mengakses konten statis dari web (gambar, js, css, video, dan lainnya) user akan menerima konten dari lokasi terdekat dari CDN, bukan dari server web aslinya. Ini membuat akses web lebih cepat dan penggunaan resource server tidak berlebihan.

Saya sendiri sudah menggunakan layanan gratis cloudflare sekitar 3 tahunan dan sama sekali tidak mengecewakan karena memiliki berbagai macam kelebihan. Berikut Keuntungan menggunakan CloudFlare :

  1. Menyembunyikan IP address asli dari server sehingga hacker tidak dapat menyerang server secara langsung.
  2. Membuat cache situs sehingga sumber daya untuk memuat situs lebih cepat dan mengurangi beban server.
  3. Proses propagasi / perpindahan name server domain yang sangat cepat dibandingkan dengan layanan DNS lain.
  4. Memberikan perlindungan terhadap semua serangan DDoS dengan mengubah keamanan keamanan situs.
  5. Jika situs down, CloudFlare akan terus melayani cached data sampai situs up kembali.
  6. Jika registrar tidak memberikan pilihan untuk menambahkan DNS records, kita dapat menggunakan nameservers dari CloudFlare dan menambahkan host DNS records disana.
  7. CloudFlare menawarkan layanan gratis dan memungkinkan kita untuk menambahkan beberapa domain sekaligus.
  8. Kita dapat memblok akses situs dari daerah atau negara tertentu, jika menerima banyak serangan dari negara-negara tertentu.
  9. Memberikan SSL gratis, yang dapat juga digunakan pada shared host.

Mendaftar dan Login di Cloudflare

Untuk mendaftar di Cloudflare, sama sekali tidak dipungut biaya. Silahkan Login jika sudah mempunyai akun, atau signup jika hendak membuat akun. Bisa langsung mengunjungi web resminya di https://www.cloudflare.com

Lalu, klik + Add Site untuk menambahkan domain / website sobat.

Menambahkan Website di Cloudflare

Selanjutnya, masukan nama domain yang akan sobat buat. Perlu diperhatikan bahwa penambahan nama domain Tidak Perlu menggunakan tambahan http, https, ataupun www. Cukup nama domainnya saja, untuk kali ini saya memakai domain syauqi.me

Memasukan Nama Domain

Kemudian, klik Next.

Setelah itu, silahkan pilih paket FREE untuk mendapatkan layanan gratis. Jangan dipandang sebelah mata layanan gratis ini, karena walaupun tidak berbayar layanan yang diberikan sudah sangat cukup powerfull dan tidak mengecewakan.

Memilih Paket Free Cloudflare

Lalu, Tambahkan record DNS “A” dan “CNAME” agar domain kita bisa terarahkan menuju server yang kita buat. Record “A” kemudian nama domain, ip server, automatic TTL, kemudian klik ison awan agar berwarna orange agar setiap trafic kita melalui cloudflare (optional), kemudian add record. Untuk Record CNAME, diisi dengan www, lalu nama domain.

Menambahkan Record DNS “A” di Cloudflare

Menambahkan Record DNS “CNAME” di Cloudflare

Hasil Setting DNS Record di Cloudflare

Perlu diperhatikan bahwa Record A merupakan yang utama agar domain mengarah ke server, sedangkan CNAME menjadi alias agar web kita bisa di akses melalui protokol www atau langsung dengan tanpa www. DNS Record juga masih banyak macamnya, seperti MX yang berguna untuk Email. Konfigurasi lainnya tergantung kebutuhan masing-masing.

Jika sudah setting dns, kemudian klik NEXT dan dilanjutkan dengan mengUpdate Nameserver domain kita dengan menggunakan nameserver dari cloudflare. Untuk mengupdate nameserver, setiap penyedia layanan berbeda-beda posisinya, untuk kali ini saya menggunakan domain yang saya beli di namecheap.com

Copy Nameserver CLoudflare dan Pasang di Domain

Setting Nameserver domain (di namecheap.com)

Setelah itu, tinggal klik Next dan tunggu proses propagasi / perpindahan nameserver ke cloudflare yang kita buat tadi.

Status masih pending di Cloudflare

Status sudah aktif di Clooudflare

Setelah itu, check website anda maka sudah online.

Domain syauqi,me yang tadi dibuat sudah online

Untuk syauqi.me baru saya buat di panel vps cyberpanel, jadi tampilan defaultnya seperti ini. Baca juga Cara Install Cyberpanel di GCP untuk lebih lanjut terkait cyberpanel.


Demikian Step by Step cara setting DNS di Cloudflare. Gimana, mudah bukan..? Kalau masih ada yang perlu ditanyakan silahkan tinggalkan komentar dibawah yaap 😀

Salam Blogger Power! ardan7779


Cara Mudah Install Cyberpanel di Google Cloud Platform / GCP, Step by Step


Satu lagi artikel terkait GCP Google Cloud Platform, namun kali ini kita bahas untuk bisa menginstall Cyberpanel sebagai panel VPS dengan menyediakan bundle installer OLS (Open Litespeed) sebagai webserver dan MariaDB sebagai DBMS (DataBase Management System) sehingga nanti server dapat digunakan sebagai Web Hosting yang lumayan powerfull dan lebih stabil. Cyberpanel berjalan di OS Centos.

Berikut beberapa kelebihan Cyberpanel:

  1. Lebih ringan dan tidak banyak memakan resource server
  2. Compatible dengan Apache .htaccess sehingga tidak perlu repot konfigurasi khusus
  3. Multiple PHP Selector, yang memungkinkan penggantian versi PHP secara mudah
  4. Auto SSL yang sangat berguna untuk menambah keamanan website
  5. Menyediakan fitur backup
  6. Dilengkapi dengan web-based file manager, yang beguna mengelola file2 web kita tanpa perlu akses SSH.

Ok, langsung saja lanjut

Cara Membuat Server Centos di Google Cloud Platform (GCP)

Seperti yang sudah dijelaskan di postingan sebelumnya, silahkan simak DISINI. Yang membedakan hanya ketika setting server yang hendak kita buat.

Untuk cara membuat Instance / Server di GCP secara lengkap, silahkan simak DISINI. Oh iya, jangan lupa untuk memasang IP Static di GCP karena ini penting untuk kebutuhan jangka panjang, silahkan simak di link tadi. Ok!

Install Cyberpanel di Server GCP

Setelah membuat server, maka selanjutnya yaitu menginstall Cyberpanel. Silahkan akses SSH Instance / Server yang sudah dibuat. Silahkan masuk ke dashboard Instance VM dan klik SSH pada server yg dibuat.

Jika sudah, jalankan yum update untuk mendapatkan update path Centos yang terbaru. Jangan lupa untuk melakukan perintah dengan menggunakan root access (menggunakan sudo su). Lalu jalankan perintah di bawah ini, tekan ctrl+v di SSH Console GCP untuk melakukan paste:

sh <(curl https://cyberpanel.net/install.sh || wget -O - https://cyberpanel.net/install.sh)

Setelah itu, silahkan pilih berapa Mesin Database yang akan digunakan. Untuk keperluan normal, saya sarankan hanya 1 database untuk menghemat resource. 1 Database ini nantinya juga bisa untuk membuat beberapa database untuk dipakai di banyak web.

Memilih 1 Database, pilih 1

Kemudian, memilih versi MariaDB yang hendak digunakan. Untuk ini saya sarankan memakai versi 10.1 karena lebih syabil dari versi yang lain, terrutama dibandingkan dengan versi 10.0. Pilih 2, kemudian enter.

Memilih versi MariaDB di Cyber Panel, Pilih Versi 10.0 (Nomer 2)

Kemudian, tunggu proses install hingga selesai. Silahkan ambil cangkir kopi 😀 dan nikmati di setiap sruputan, karena proses ini lumayan lama (sekitar 15 menit, tergantung kualitas server).

Proses Instalasi Cyberpanel di GCP

Setelah proses selesai, akan ditampilkan halaman informasi login menuju panel. Menggunakan ip dan port, untuk kemudian login menggunakan username dan password default. Silahkan login dan langsung amankan akun dengan mengganti password yang kiranya aman.

Default Informations Cyberpanel Installation

Cara Masuk Halaman Admin / Dashboard Cyberpanel

Setelah Instalasi seleesai, sobat bisa masuk ke halaman admin cyberpanel dengan cara:

https://<server-ip>:8090

Namun, jika anda menggunakan GCP dan belum dibuka port 8090, maka halaman admin TIDAK DAPAT dibuka, dan akan keluar error seperti ini:

Error tidak bisa membuka Halaman Admin / Dashboard Cyberpanel di GCP

Maka, langkah selanjutnya yaitu Membuka Port 8090 guna sebagai jalan masuk dan keluar koneksi Cyberpanel. Buka VPC Network » Firewall Rules » Create Firewall Rules. Lalu kemudian Create Firewall Rule, dan konfigurasikan seperti dibawah ini.

Setting Firewall Rules untuk port 8090 Cyberpanel di GCP

Setelah itu maka Halaman Dashboard Cyberpanel akan bisa di akses. Oh iya, jika ada pesan error kesalahan keamanan https, maka lanjutkan saja karena memang belum disetting menggunakan ssl secara utuh.

Tampilan Awal Cyberpanel

Tampilan Halaman Admin / Dashboard dari Cyberpanel


Demikian Cara Membuat Server dan Install Cyberpanel di GCP (Google Cloud Platform). Jika sobat mengalami kendala / error ketika melakukan langkah-langkah diatas, jangan sungkan untuk tinggalkan komentar dibawah ya! 😀

Salan Blogger Power! ardan7779.


Cara Install LEMP di VM GCP Ubuntu Menggunakan Serverpilot Via Akses SSH


Siapa yang tak kenal dengan Google..? Salah satu raksasa teknologi terbesar dan memiliki sekian banyak layanan yang bisa diandalkan. Salah satu layanannya yaitu Cloud Computing yang disebut Google Cloud Platform. Kemarin sudah dibahas terkait dengan bagaimana cara Membuat Akun GCP menggunakan kartu Jenius, juga sudah dibahas bagaimana untuk membuat Virtual Machine dan memasang IP Static. Sekarang, saatnya untuk menginstall LEMP Stack (Linux, Nginx, MySQL / MariaDB, PHP). Untuk linux sudah terinstall di tutorial sebelumnya menggunakan Ubuntuk 16.04, Selanjutnya saatnya menginstall yang lainnya untuk keperluan Web Server / Hosting.

Sebenarnya ada banyak cara untuk menginstall LEMP seperti menggunakan Panel, atau instalasi manual satu-satu, atau menggunakan penyedia remote server. Masing-masing cara mempunyai kelebihan masing-masing. Jika menggunakan Panel, semua instalasi dilakukan secara instant / sekali install, mudah, tetapi cenderung akan memakan lebih banyak resource space / pemakaian CPU dan RAM. Jika Resource yang dimiliki VM sobat terbatas, sangat disarankan untuk tidak memakai Panel, tetapi melakukan instalasi manual, bisa juga menggunakan VPSSIM, atau bisa menggunakan remote server seperti Serverpilot.

Begini Cara Install LEMP di VM GCP Ubuntu Menggunakan Serverpilot Via Akses SSH

– Masuk ke akun GCP sobat, dan akses SSH Virtual Machine yang akan digunakan.

Tampilan awal SSH (Ubuntu 16.04)

Jika sudah tampil console SSH nya, maka lebih baik untuk melakukan Update dan Upgrade sistem terlebih dahulu untuk mendapatkan patch terbaru dari OS terkait, jika menggunakan Ubuntu / Turunan lain dari debian, bisa menjalankan perintah

sudo apt update && sudo apt upgrade

– Mendaftar di serverpilot.io Mendaftarnyapun sangat mudah, tinggal masukan email dan password, kemudian lakukan verifikasi di email terkait. Jika sudah mendaftar, bisa langsung login.

– Kemudian, dibagian kanan atas pilih “Connect Server” untuk mengkoneksikan VM di GCP sobat ke Serverpilot.

Mengkoneksikan Server

– Kemudian masuk ke dalam halaman informasi server yang dibutuhkan. Disini, karena diasumsikan kita menggunakan GCP, dan tidak memiliki username dan password root dari SSh terkait, maka kita akan menggunakan kode perintah dari serverpilot yang nantinya dijalankan di Console SSH yang tadi kita buka. Klik bagian “I Don’t have root password . . .”

– Kali ini, saya akan menggunakan free domain (sekedar untuk demo) sendalselen.tk, masukan domain sebagai hostname dan masukan password, kemudian klik “Connect to Serverpilot”

Masukan Hostname dan Password

– Setelah itu, copy-kan kode yang ada yang selanjutnya kita pastekan di Console SSH untuk melakukan koneksi ke serverpilot dan instalasi keperluan server secara praktis.

Copy-kan code tersebut, dan paste di console SSH

Paste, kemudian tekan enter. Proses instalasi agak lama.

Proses Instalasi bisa diihat di serverpilot

– Jika sudah, maka kita bisa menambahkan Aplikasi web / Database melalui serverpilot tanpa perlu mengakses SSH kembali (kecuali ada kebutuhan tertentu). Di Serverpilot pun, jika hendak menginstall WordPress sebagai CMS (Content Management System) Website sangat mudah.

Serverpilot sudah sukses menginstall LEMP Stack di VM GCP


Begitulah Cara Install LEMP di VM GCP Ubuntu Menggunakan Serverpilot Via Akses SSH. Mudah bukan..? SIlahkan coba dan explore lebih lanjut. Semoga pengalaman anda menyenangkan 🙂

Oh iya, jika ada kendala /  pertanyaan, kritik / saran silahkan langsung sampaikan di kolom komentar, jangan sungkan!

Salam hangat, ardan7779.


Cara Mudah Membuat Cloud Server GCP (Google Cloud Platform) dan Memasang IP Static


Hallo sobat ardan!. Sebelumnya masih dalam suasana Hari nan Fitri ini, pengen mengucapkan Taqabbalallahu Minna wa Minkum, Waj’alana Minal Aidin wal Faizin. Mohon Maaf Lahir Bathin, yaa! 🙂

Setelah kemarin-kemarin sempet membuat artikel bagaimana Cara Membuat Akun GCP dengan Kartu Jenius, sekarang saatnya kita bahas bagaimana cara membuat sebuah Instance untuk bisa kita gunakan sebagai Web Server / Hosting. Disini kita asumsikan sobat semua sudah mempunyai akun aktifnya yaa, kalo belum silahkan buat dulu bisa baca artikelku sebelumnya.

Begini Cara Membuat Cloud Hosting GCP (Google Cloud Platform)

– Masuk Halaman https://console.cloud.google.com kemudian buat project baru, kemudian beri nama. Tunggu proses pembuatan, memakan waktu sekitar 1 menit.

Notifikasi proses pembuatan / selesai bisa dilihat disamping kanan atas.

– Jika project sudah terbuat, pilih project tersebut dan saatnya membuat instance baru untuk keperluan web server / yang lainnya. Di bagian dashboard GCP, di sebelah kiri pilih “Compute Engine” -> “Instance VM”. Lalu “Buat” instance baru.

– Lalu waktunya mengatur mesin (Virtual Machine) yang akan kita pakai untuk membuat sebuah server. Disini kita perlu menyesuaikan sesuai kebutuhan, seperti jumlah CPU yang digunakan, RAM yang dibutuhkan, jenis OS yang kiranya cocok untuk web yang akan sobat buat. Untuk kali ini, kita akan mencoba membuat mesin dengan OS Ubuntu 16.04 dengan 1vCPU dan 1.5GB RAM, cukup untuk web skala menengah kebawah / blog dengan pageviews hingga 1k perhari (tergantung dengan web yg dibuat dan konfigurasi VM).

Masukan nama mesin, dan waktunya memilih sesuai kebutuhan.

Kita bisa mengatur jumlah vCPU dan RAM sesuai kebutuhan di panel ini. Sekarang kita gunakan 1vCPU dan 1.5GB RAM

Di panel ini, kita bisa memilih jenis OS yang akan dipakai. Bisa sesuai kebutuhan / selera, namun kali ini kita gunakan Ubuntu 16.04. Juga bisa memilih jenis dan kapasitas penyimpanan apakah HDD biasa / SSD. Kita gunakan SSD 10gb

– [penting] jangan lupa allow akses untuk http dan https untuk keperluan mengakses web melalui kedua protokol itu nantinya 😉

Mengizinkan traffic http dan https

– Setelah itu, klik “buat” dan tunggu prosesnya agak lama, sekitar 2 menit / lebih cepat. Notifikasi Prosesnya bisa dilihak di pojok kanan atas. Jika sudah, yeeey..! Berarti Virtual Machine yang sobat buat sudah aktif dan siap pakai (ini masih kosongan, seperti ketika setelah baru saja menginstal OS). Selanjutnya penting juga untuk memasang IP Static ke VM tersebut. Lanjut dibawah ya..!

Cara Memasang IP Static ke VM GCP

Ada sedikit pengalaman yang aku rasa kurang mengenakkan di gcp yaitu, jika kita me restart VM, maka IP VM tersebut akan berubah menjadi yang baru. Ini menjadi problem ketika kita sudah mengkonfigurasi macam2 diberbagai tempat, kemudian IP VM terkait berubah .

Namun, tenang. Salah satu fitur GCP juga menyediakan pemesanan IP Static yang mana bisa digunakan / dipasang ke VM kita sehingga IP tidak berubah-ubah ketika kita merestart. Oh iya, IP Static ini sebenarnya berbayar namun jika kita pasangkan ke VM, maka dibebas biayakan.. asyiiik, gratisan lagi euy . Ok, langsung saja.

– Masuk ke bagian Layanan Jaringan di panel dashboard GCP sebelah kiri, lalu ke “Alamat IP Eksternal”

– Kemudia mulai memesan, masukan nama IP dan deskripsi. Kemudian pilih IPv4. Nah, bagian region pilih sesuai dengan VM sobat, sehingga di bagian “Terlampir Ke” bisa muncul VM yg sobat buat tadi.

Memesan Alamat IP Static

– Setelah itu klik “Pesan” maka akan diproses. Setelah selesai, maka IP Static telah sukses di pasang di VM sobat. Perhatikan bahwa IP public VM sebelum dipasang IP static dan setelahnya berbeda. Dan jika setelah dipasang IP static, maka ip sudah tidak akan berubah-ubah lagi ketika di restart.

UPDATE 19/08/18

Ada sedikit update terkait penambahan IP Statis. Selain cara diatas masih bisa digunakan, juga bisa dengan lebih mudah. Di halaman Ip Eksternal, Tinggal klik bagian Ephemeral kemudian ganti ke static.

Sehingga IP instance tidak berubah-ubah lagi saat direstart.

Ip Eksternal berubah ketika sudah di pasang dengan IP Static


Ok, itulah bagaimana Cara Membuat VM dan memasang IP Static di GCP. Sampai ini, berarti VM sobat sudah siap pakai!

Untuk selanjutnya, tinggal memasang kebutuhan web server seperti PHP, Ngingx / Apache / OLS (Sebagai Web Server), MySql / MariaDB (sebagai DBMS), dan lain sebagainya. Dan ini semua sebenarnya sudah banyak jalan yang memudahkan untuk hal instalasi satu paket, jadi tidak ribet. Seperti menggunakan panel, atau remote server.

Untuk selanjutnya, insyaallah dibahas bagaimana menyiapkan VM menjadi webserver. Tunggu ya, artikel selanjutnya..!

Sekian, semoga bermanfaat. Oh iya, kalo ada kendala / pertanyaan kritik saran, langsung saja sampaikan di kolom komentar, jangan sungkan.

Salam hangat, ardan7779.