Cara Mudah Memasang SSL Gratis dari Letsencrypt ke CPanel


Halo sobat ardan, kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana Memasang SSL Gratis dari Letsencrypt ke CPanel dengan mudah.

[the_ad id=”5102″]

Okay, sebelumnya penggunaan SSL dalam sebuah website saat ini merupakan sebuah kebutuhan yang cukup penting, karena Google pun sudah mulai menerapkan algoritma dimana web ber-SSL kastanya lebih tinggi ketika proses pencarian daripada yang tidak ber-SSl. Selain itu, jika web tidak memiliki Sertifikat SSL, maka sangat sering terjadi “pencekalan” oleh browser bahwa web tersebut tidak aman seperti berikut:

Petingatan / pencekalan WEB tanpa SSL di Chrome Browser

Ini terjadi karena browser berusaha melindungi pengguna dari web-web yang dirasa “tidak aman”. Namun, SSL sendiri merupakan layanan yang berbayar seperti dari Comodo SSl, Dodaddy, Digicerts dan lain sebagainya dengan harga yang lumayan untuk kita yang masih pemula. Untungnya ada penyedia SSL gratis yaitu Let’s Encrypt yang bisa kita pakai. Berikut tampidan SSL yang sudah aktif (ada tanda gembok ijo disamping domain nya)

Status SSL Aktif dari Let’s Encrypt dan Gembok Ijo

Okay, langsung saja kita bahas Cara Mudah Memasang SSL Gratis dari Let’s encrypt ke CPanel

Buka https://www.sslforfree.com/ dan memasukan nama domain

Tampilan Awal sslforfree.com

Kemudian masukan domain anda yang akan diinstall SSL. Ingat, domain tanpa www / http / https. Jadi cukup domainnya saja, misal domainanda.com kemudian klik Create Free SSL Certificate. Kemudian tunggu sebentar, domain ber www akan otomatis juga ter generate.

Melakukan Verifikasi Domain

Kemudian ada tiga pilihan yang bisa dipakai untuk melakukan verifikasi. Namun, saya lebih sering menggunakan cara manual yaitu melalui upload file ke Web Hosting nya.

3 Pilihan cara verifikasi domain sslforfree.com

Klik “Manual Verification” dibagian tengah itu, Kemudian akan muncul dibawahnya dan klik “Manually Verify Domain”

Manually Verify SSL
Langkah-langkah selanjutnya dari sslforfree.com

Download 2 file dari sslforfree.com kemudian upload ke hosting

Setelah mendownload kedua file “Download File #1” dan “Download File #2“, upload ke CPanel. Buka dan login ke CPanel kalian, dan buka “File Manager”. Kemudian masuk ke dalam folder “public_html” buat folder “.well-known” dengan tanpa tanda petik namun jangan lupa ada . (titik) nya didepan well.

Jika ada kendala bahwa folder sudah ada, maka diaktifkan dulu “Show Hide File / Folder” di bagian Setting di pojok kanan atas File Manager.

Masuk ke folder “public_html”
Membuat Folder Baru di File Manager CPanel
Buat Folder .well-known

Setelah membuat folder .well-known, maka masuklah ke folder .well-known tersebut dan buat folder baru dengan nama “acme-challenge” didalam .well-known tersebut.

Buat folder .well-known dan acme-challenge, kemudian masuk ke folder acme-challenge tersebut (abaikan folder pki-validation)

Setelah itu, UPLOAD ke dua file yang tadi sudah di download sebelumnya. Klik tombol Upload di bagian atad, dan pilih filenya.

Upload File di File Manager CPanel
Upload 2 File yang tadi sudah di download

Lakukan Verifikasi dengan meng-klik dua link yang ada di Langkah nomor 5, jika muncul kode-kode dari web / domain anda, atau terjadi download file yang sama (ditandai ada nomor tambahan di belakang nama file), maka verifikasi sukses.

Tambahkan Sertifikat SSL dari Let’s Encrypt ke SSL Wizard CPanel

Setelah di upload, kembali ke halaman home CPanel dan buka SSL Manager nya. Dan buka “Install and Manage SSL for your site (HTTPS)” – Manage SSL sites.

Membuka SSL Manager di CPanel
Buka Install and Manage SSL

Setelah itu, perlu diperhatikan setiap kode yang ter-generate dari sslforfree.com yaitu ada Certificate (CRT), Private Key (KEY), dan Certificate Authority Bundle (CA Bundle) kemudian pastekan ke dalam form di SSL Manager CPanel sesuai dengan nama form nya. Jangan sampai ada yang terlewat kode-kodenya. Cara mudahnya, di kode yang ter-generate di sslforfree.com klikkan kursor di bagian dalam form dan klik CTRL+A kemudian CTRL+C, lalu di SSL Wizard CPanel arahkan kursor ke dalam form sesuai judulnya dan CTRL+V.

SSL Manager Sebelum di pastekan kode SSL dari sslforfree.com
Setelah di pastekan kode SSL dari sslforfree.com. jangan lupa pilih domain yang akan di install SSL

Kemudian klik “SAVE”

Tanda SSL Terpasang dengan benar, Klik OK.

Okay, sampai disini sebenarnya sudah selesai untuk Pemasangan SSL dari Let’s Encrypt kedalam Domain di CPanel. Namun, kamu juga bisa mendapatkan update berkala ketika SSL di domain kamu akan expired, jadi bisa diperbarui ketika sebelum masa aktifnya habis. Yaa Namanya gratisan, perlu manual setiap 3 bulan sekali. Langsung masukan saja Email dan Password kamu dan klik “Create Account” di sslforfree.com tadi (di bagian atas kode SSL yang sudah ter generate).

Kode-kode yang ter-generate di sslforfree.com untuk SSL domain kamu, dan Mendaftar / Login ke sslforfree.com untuk mendapat pemberitahuan jika SSL hampir expired

Okay, sampai disini yaa sobat. Jelas dan sudah sukses diterapkan..? Bagikan agar banyak orang bisa juga menerapkannya. Masih bingung dan ada kendala..? Jangan sungkan tuliskan di dalam kolom komentar dibawah ya!

Salam Bloger Power..!


Cara Sangat Mudah Mematikan Windows 10 Update Secara Aman dan Permanen


Biar gak lemot dan nyedot kuota karena update selalu berjalan diam-diam, langsung saja matikan update-nya. Memang ada min plus nya, yaa tapi silahkan cari sendiri ya. Disini cuma fokus untuk

Bagaimana Cara Yang Sangat Mudah Untuk Mematikan Windows Update Secara Aman dan Permanen.

  1. Buka “Services” Melalui Menu Start
  2. Klik bagian “Name” agar mengurutkan dari bawah ke atas, lalu klik dua kali pada “Windows Update
  3. Lalu pada bagian Startup Type ganti menjadi “Disable” dan Service Status klik “Stop
  4. Klik “OK”.
  5. Selesai.

Gimana, sangat mudah kan! Oh iya, jika masih belum faham, lihat screenshot dibawah ini biar lebih jelas.

Membuka “Services” Melalui pencarian dengan Start (Tombol Windows).
Klik bagian “Name” agar mengurutkan dari bawah ke atas, lalu klik dua kali pada “Windows Update
(Sebelum Dirubah) Lalu pada bagian Startup Type ganti menjadi “Disable” dan Service Status klik “Stop
(Setelah Dirubah) Lalu pada bagian Startup Type ganti menjadi “Disable” dan Service Status klik “Stop” Lalu Klik OK.

Gimana, sukses..? bagikan agar lebih banyak orang tau dan mereka bisa terbantu. Masih bingung..? Tuliskan di kolom komentar, yaa..!

Salam Bloger Power!


Cara Auto Backup Cyberpanel ke GCP (Google Cloud Platform)


Halo Sobat ardan7779!

Gimana kabar nih..? Maaf lama gak bikin postingan, karena ada beberapa kesibukan, mulai dari kerjaan, tugas akhir yang menggemaskan hingga Bootcamp dan Paradise Resort yang penuh tantangan. :v

Kali ini saya akan share terkait dengan Cara Auto Backup Cyberpanel ke GCP (Google CLoud Platform) yang sudah saya lakukan beberapa hari kemarin dan work perfectly.

Sebelumnya, Cyberpanel merupakan sebuah panel VPS yang tergolong mudah di konfigurasi dan dengan Bundle Installer Open Light Speed (OLS) dan tools lainnya, membuat server menjadi lebih bertenaga, cepat dan stabil. GCP (Google Cloud Platform) bisa dibilang Virtual Machine serbaguna yang banyak sekali viturnya, namun kali ini kita akan menggunakan salah satu fiturnya yaitu Virtual Machine (VM) yang bisa kita berikan space dan spesifikasi sesuai kebutuhan serta di install OS dan Apps.

Untuk instalasi Cyberpanel, bisa sobat lihat di postingan sebelumnya Cara Mudah Install Cyberpanel di Google Cloud Platform / GCP, Step by Step. Sebenarnya ada banyak penyedia VM yang bisa dipakai, tapi mengapa untuk kali ini saya memakai GCP..? Yaa karena masih ada saldo free 300 usd yang pernah saya bahas di Cara Mendaftar GCP (Google Cloud Platform) Free Credits $300 USD Menggunakan Kartu Jenius.

Mulaaaaaaaaaaaaii.. Step by Step

Buat Virtual Machine di Google Cloud Platform (Minimal Spesification)

Langkah pertama, siapkan VM kita. Tentunya akan lebih aman jika kita menaruh file-file backup kita di Akun GCP yang berbeda, atau kata lainnya yaa… yang namanya backup kan sebagai data pengaman jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di dalam server utama kita sehingga kita masih ada data di dalam server yang lain dan bisa di restore.

Login dulu menggunakan akun GCP, kemudian buka Halaman Console GCP anda di https://console.cloud.google.com/ , pilih project yang akan anda pakai dan buka VM Instance.

Membuat Virtual Machine di Google Cloud Platform

Setelah itu, buat Virtual Machine dengan preset terendah yaitu Micro (1 Shared CPU, 0.6 GB Ram). Paket ini saya rasa sangat cukup untuk keperluan backup, karena tidak ada fungsi2 lain yang dipakai kecuali rsync. Juga jangan lupa, berikan nama.

Membuat Virtual Machine di Google Cloud Platform

Lalu rubah Boot disk dengan menggunakan Centos (atau apapun sesuai selera, namun kali ini saya memakai centos 7) dan atur kebutuhan penyimpanan sesuai selera anda, saat ini saya memakai disk 30gb.

Membuat Virtual Machine di Google Cloud Platform

Membuat Virtual Machine di Google Cloud Platform

Ada yang perlu diperhatikan seperti yang sudah dibahas di postingan sebelumnya bahwa Default IP di GCP ketika membuat VM baru akan berubah-ubah ketika VM kita restart, maka perlu dibuatkan IP Static terlebih dahulu agar kedepan lebih nyaman. Buka bagian VPC Network->External IP Address.

Menambahkan IP Statis di VM GCP

Lalu dibagian tab type, ganti Ephemeral menjadi Static. Jangan lupa berikan nama dan description lalu klik Reserve.

Menambahkan IP Statis di VM GCP

Menambahkan IP Statis di VM GCP

Selanjutnya, masuk SSH dari VM yang telah kita buat. Cukup Klik tombol SSH yang berada di Tabel daftar VM kita.

Masuk SSH di VM Google Cloud Platform

Selanjutnya, ini kan VM sangat minimalis banget resource nya. Jadi perlu “diakali” agar VM kita tetap jalan walau pemakaian RAM ternyata melebihi semestinya (terutama ketika melakukan transfering file backup) yaitu dengan menambahkan SWAP / virtual RAM yang sangat berguna menjadi RAM Cadangan ketika pemakaiannya sudah melebihi batas (agar service tidak di kill oleh system, terumata rsync ketika sedang melakukan transfer). Namun maaf, untuk penambahan SWAP tidak akan saya bahas disini, tapi sobat bisa Cek DISINI (dari Digital Ocean).

Enable Password Authentication di SSH GCP

Lanjut ke konfigurasi SSH berikutnya, yaitu Enable SSH Password Login. Ini berguna untuk memungkinkan kita login SSH melalui Password, namun kerahasiaan password harus kita jaga tentunya. Ini perlu di enable manual, karena GCP secara default tidak membolehkan akses tersebut (menggunakan password) melainkan hanya membolehkan menggunakan SSH KEY. Dan dari cyberpanel sendiri membutuhkan authentication berupa password SSH.

Setelah masuk SSH, silahkan masuk sebagai root terlebih dahulu dan install nano text editor (jika belum terinstall) dengan perintah.

sudo su
yum install nano

dan jangan lupa klik y, untuk konfirmasi penginstallan. Jika sudah dan berhasil, maka akan keluar pesan seperti ini.

Enable Password authentication di SSH GCP

Setelah itu, silahkan buka file sshd_config dengan menjalankan command berikut

nano /etc/ssh/sshd_config

Lalu cari bagian PremitRootLogin, hilangkan tanda # jika ada dan ganti “no” menjadi “yes” dan di bagian PasswordAuthentication juga menjadi “yes“. Lalu untuk keluar nano editor dan menyimpan perubahan, klik ctrl+x kemudian y dan klik enter.

Enable Password authentication di SSH GCP

Lalu restart service sshd dengan menjalankan command berikut.

service sshd restart

Setelah itu, rubah password SSH agar kita bisa masuk root akses dengan password yang kita tau. Masih dalam SSH tersebut, jalankan perintah berikut

passwd

Dan kemudian tuliskan password sobat. Perlu diperhatikan bahwa password yang sobat tulis tidak akan muncul di SSH Console, jadi perlu diperhatikan besar kecil huruf yang digunakan. Jangan sampai keliru, jangan sampai lupa, jangan pula bocor ke orang lain apalagi ke mantan. OK 🙂 Jika sukses, maka hasilnya seperti ini

Enable Password authentication di SSH GCP

Setelah itu, untuk mengecek bahwa kita sudah bisa login SSH melalui Password, maka bisa menggunakan software bitvise SSH. Masukan IP VM sobat tersebut, lalu masuk dengan user root dan password sesuai yang barusan sobat buat. Jika ada popup peringatan, maka klik saja accept and save. Maka jika berhasil akan tampil seperti ini:

Enable Password authentication di SSH GCP

 

Ok, kita lanjut..

Menambahkan Remote Destination di Cyberpanel

Menambahkan Server yang barusan kita buat untuk menampung file-file backup dari Cyberpanel kita secara berkala (perhari / perminggu). Silahkan login ke Cyberpanel dengan menggunakan root akses / admin, kemudian menuju bagian Backup -> Add/Delete Destination. Lalu masukan IP VM sobat yang barusan dikonfigurasi, dan masukan password sesuai yang di set tadi. lalu “Add Destination”.

Menambahkan Remote Backup Destination di Cyberpanel

Selanjutnya cek koneksi apakah berhasil atau tidak dengan klik “Check Connection”. Jika berhasil, maka akan muncul  pesan success.

Menambahkan Remote Backup Destination di Cyberpanel

Sampai disini, maka server backup anda sudah bisa digunakan dengan semestinya. 🙂

Menambah Schedule Backup di Cyberpanel

Sekarang tinggal menambah backup rutin ke server yang sudah berhasil kita tambahkan ke destination backup kita. Masuk Cyberpanel -> Backups -> Schedule Back Up. Dan tambahkan server backup kita kemudian tentukan mau backup mingguan atau harian. Maka akan tampil di bagian bawahnya.

Menambah Schedule Backup di Cyberpanel

Menambah Schedule Backup di Cyberpanel

Hasil File BACKUP Dari Cyberpanel di Google Cloud Platform (GCP)

Sekarang saatnya melihat file2 backup yang sudah kita buat. Disini akan ditampilkan file backup yang sudah saya buat sejak beberapa bulan yg lalu, sehingga ada beberapa file yang tersedia. Masuk pada directory /home/backup/xxx.xxx.xxx.xxx (ip server utama cyberpanel sobat).

Hasil File BACKUP Dari Cyberpanel di Google Cloud Platform (GCP)

Dan jika dibuka salah satu directory backupnya, maka akan muncul file-file web berdasarkan domain. Di dalam file2 tersebut ada full backup file per web beserta database .sql nya 🙂

Hasil File BACKUP Dari Cyberpanel di Google Cloud Platform (GCP)

Hasil File BACKUP Dari Cyberpanel di Google Cloud Platform (GCP)

Ok, sampai disini sudah beres yaaa.. 🙂 Tapi kalau mau lanjut juga boleh. BONUS

Penggunaan Resource Ketika Proses Backup Dari Cyberpanel di GCP

Dengan menggunakan paket VM yang paling kecil, perlu ada beberapa pengecekan resouce yang terpakai. Naah, dalam beberapa bulan ini masih aman2 saja. Jika dilihat sesuai backup terakhir, terjadi pada tanggal 6 Maret 2019 pukul 10.09. Berikut beberapa cuplikannya.

Penggunaan Resource Ketika Proses Backup Dari Cyberpanel di GCP

Penggunaan Resource Ketika Proses Backup Dari Cyberpanel di GCP

Penggunaan Resource Ketika Proses Backup Dari Cyberpanel di GCP


Demikian sedikit apa yang bisa saya share disini. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu terkait keamanan data, apalagi jika data webnya merupakan data yang amat riskan, perlu benar2 diamankan data2 backupannya.

Jika ada kendala atau pertanyaan, bisa disampaikan di kolom komentar. Kritik dan saran yang membangun atau koreksi, atau mungkin ada yg salah dari apa yg disampaikan, akan diterima dengan senang hati.

Terimakasih! Salam Hangat,

ardan7779.


Cara Mudah Embed Video ke WordPress Tanpa Coding Tanpa Plugin


Halo sobat ardan.. Kali ini aku akan share tips yang bakalan berguna bagi kamu semua yang sedang membangun website / blog terutama yang menggunakan CMS WordPress yaitu Embed Video dari pihak ketiga seperti Facebook, Instagram, Youtube atau yang lainnya.

Sebelumnya, embed adalah menanamkan sesuatu kedalam website kita dari pihak ketiga / dari luar website kita. Ada beberapa alasan mengapa kita perlu mengembed video dari luar website kita diantaranya:

  • Untuk meringankan beban server hosting website yang kita pakai
  • menghemat pemakaian disk space / kapasitas penyimpanan
  • menghemat konsumsi bandwidth
  • Dalam banyak kasus, video akan lebih cepat dan stabil dengan server IG, FB, YT, atau yg lainnya.
  • dll

Ok, saatnya kita bahas Cara Mudah Embed Video ke WordPress Tanpa Coding Tanpa Plugin

Langkah Pertama, dapatkan URL valid dari video yang akan kita embed. URL video nantinya akan dikopikan kedalam media didalam wordpress. Lalu, didalam postingan di wordpress melalui “add media” atau “tambahkan media”, kemudian dibagian “insert from URL” copy-kan URL videonya.

“add media”

dibagian “insert from URL” copy-kan URL videonya

Untuk pengambilan URL sendiri berbeda-beda.

1. Dari Facebook, buka video yang akan di embed. Lalu didalam layar video, klik kanan dan pilih “salin url video saat ini”.

didalam layar video, klik kanan dan pilih “salin url video saat ini”.

Copy-kan URL dibagian seperti pada gambar diatas, dan “insert into post”. Maka hasilnya seperti dibawah ini:

2. Dari Instagram, buka video yang akan di embed melalui browser. Lalu copy URL yang ada di url bar.

copy URL yang ada di url bar

Kemudian paste-kan seperti dibagian facebook diatas, dan hasilnya terlihat seperti berikut:

3. Dari youtube, buka videonya kemudian copy URL yang ada di url bar.

Kemudian paste-kan seperti dibagian facebook diatas, dan hasilnya terlihat seperti berikut:


Demikian Cara Mudah Embed Video ke WordPress Tanpa Coding Tanpa Plugin. Cara ini juga bisa digunakan untuk video dari sumber yang lain, asalkan ada url video yang didapatkan.

Semoga Bermanfaat..!


Cara Mengatasi VPS Web Server Tiba-tiba Error Establishing a Database Connection


Jika anda pengguna / pemain VPS atau bahkan Dedicated Server untuk menampung beberapa website dan tiba-tiba terjadi “Error Establishing a Database Connection” bahkan di semua web yang nge host disitu, maka mungkin ini penyebab sekaligus solusinya.

Berawal dari pengalaman pribadi, saya kebetulan mengelola beberapa VPS yang berguna untuk ngehost sekian banyak website. Ada satu kasus dimana tiba-tiba website tidak dapat di akses, dan menampilkan pesan error database seperti diatas. Saya cek website lain yang bersama ngehost di VPS tersebut, dan ternyata sama pula Error Establishing a Database Connection.

Ini tentu bukan kesalahan perihal variabel username, password, atau address database server karena sebelumnya sudah terkoneksi dengan benar. Saya cek melalui SSH perubahan file2 web saya juga tidak ada perubahan dan tidak ada masalah, tidak terkena serangan hacker atau semacamnya.

Akhirnya, mencoba untuk mengecek melalui console SSH apakah service database saya masih berjalan. Saya menggunakan MariaDB 10.1 yang dipadukan dengan OpenLiteSpeed webserver diinstal didalam OS Centos 7.5. Untuk mengecek server database apakah masih berjalan atau tidak, bisa dilakukan cara sebagai berikut (MariaDB):

sudo systemctl is-active mariadb.service

Jika hasilnya failed atau inactive, maka kemungkinan besar Error Establishing a Database Connection dikarenakan Service Databasenya tidak aktif.

Service Database MariaDB inactive

Maka, segera aktifkan servicenya dengan menjalankan perintah sebagai berikut:

sudo systemctl restart mariadb.service

Sehingga servicenya akan kembali dijalankan. Jika sudah, maka cek kembali service apakah benar-benar sudah aktif. Dan cek web sobat, maka akan kembali online seperti semula 😀

Database service kembali aktif

Beberapa Penyebab Database Service Mati Mendadak

Ada beberapa faktor yang menyebabkan database tiba-tiba mati mendadak yang solusinya sudah dijelaskan diatas. Mengapa Servicenya mati..? Bagi sobat yang menggunakan VPS dengan spesifikasi terbatas mungkin sering mengalami error tersebut, karena terkena limit memory (RAM) yang menyebabkan service Database harus dimatikan paksa oleh kernel.

Mencegah Database Service Mati Mendadak di VPS

Untuk mencegah, ada beberapa cara seperti berikut

1. Upgrade memory VPS (RAM)

Sepertti dijelaskan salah satu penyebab diatas, maka solusinya adalah upgrade spesifikasi VPS sobat, terutama bagiam memory / RAM agar mempu untuk memproses service database yang dijalankan website didalam server tersebut.

2. Menggunakan Remote Database Server

Cara yang lain adalah dengan menggunakan layanan remote database server. Ini bertujuan agar server kita tidak terlalu berat karena memproses service database yang berujung dinonaktifkan oleh kernel. Simak perbedaan database single server dan remote server.

Database single server

Database Remote Server

Untuk remote database server, bisa menggunakan remote Redis atau penyedia lainnya (silahkan sobat explore lagi ya! :d )

3. Tweak konfigurasi database service

Ini berguna unruk mencegah service terkena kill oleh kernel karena menghabiskan sumber daya server. Untuk menemukan konfigurasi terbaik untuk server anda, bisa menggunakan tools mysqltuner. Sobat juga bisa menganalisa sendiri konfigurasi terbaik untuk server anda untuk kemudian update konfigurasi di dalam file my.cnf dan setelah itu restart service databasenya.


Sekian apa yang bisa saya bahas disini, terkait dengan “Cara Mengatasi VPS Web Server Tiba-tiba Error Establishing a Database Connection”. Jika ada yang perlu ditanyakan, jangan sungkan untuk disampaikan di kolom komentar dibawah ini. Sekian, semoga bermanfaat!

Salam hangat, ardan7779.


Cara Mudah Setting Name Server dan DNS Cloudflare


Membahas Cara Mudah Setting Name Server dan DNS Cloudflare. Ini sangat berguna bagi kamu yang baru mempunyai VPS, namun belum bisa membuat website anda online. OK, simak sampai akhir ya jadikan website kamu online 🙂

Berkenalan Dengan Cloudflare

Cloudflare adalah sebuah CDN (Content Delivery Network) yang memiliki berbagai fitur lebih baik dari standar CDN yang ditawarkan. Cloudflare berada di antara domain dan web hosting yang memiliki kemampuan untuk mem-filter trafik dan mempercepat akses website. Cloudflare menyediakan keamanan tambahan dari serangan DDoS. Cloudflare bekerja layaknya CDN lain dengan cara menyebarkan konten website ke berbagai data center yang tersebar di beberapa tempat, ketika User mengakses konten statis dari web (gambar, js, css, video, dan lainnya) user akan menerima konten dari lokasi terdekat dari CDN, bukan dari server web aslinya. Ini membuat akses web lebih cepat dan penggunaan resource server tidak berlebihan.

Saya sendiri sudah menggunakan layanan gratis cloudflare sekitar 3 tahunan dan sama sekali tidak mengecewakan karena memiliki berbagai macam kelebihan. Berikut Keuntungan menggunakan CloudFlare :

  1. Menyembunyikan IP address asli dari server sehingga hacker tidak dapat menyerang server secara langsung.
  2. Membuat cache situs sehingga sumber daya untuk memuat situs lebih cepat dan mengurangi beban server.
  3. Proses propagasi / perpindahan name server domain yang sangat cepat dibandingkan dengan layanan DNS lain.
  4. Memberikan perlindungan terhadap semua serangan DDoS dengan mengubah keamanan keamanan situs.
  5. Jika situs down, CloudFlare akan terus melayani cached data sampai situs up kembali.
  6. Jika registrar tidak memberikan pilihan untuk menambahkan DNS records, kita dapat menggunakan nameservers dari CloudFlare dan menambahkan host DNS records disana.
  7. CloudFlare menawarkan layanan gratis dan memungkinkan kita untuk menambahkan beberapa domain sekaligus.
  8. Kita dapat memblok akses situs dari daerah atau negara tertentu, jika menerima banyak serangan dari negara-negara tertentu.
  9. Memberikan SSL gratis, yang dapat juga digunakan pada shared host.

Mendaftar dan Login di Cloudflare

Untuk mendaftar di Cloudflare, sama sekali tidak dipungut biaya. Silahkan Login jika sudah mempunyai akun, atau signup jika hendak membuat akun. Bisa langsung mengunjungi web resminya di https://www.cloudflare.com

Lalu, klik + Add Site untuk menambahkan domain / website sobat.

Menambahkan Website di Cloudflare

Selanjutnya, masukan nama domain yang akan sobat buat. Perlu diperhatikan bahwa penambahan nama domain Tidak Perlu menggunakan tambahan http, https, ataupun www. Cukup nama domainnya saja, untuk kali ini saya memakai domain syauqi.me

Memasukan Nama Domain

Kemudian, klik Next.

Setelah itu, silahkan pilih paket FREE untuk mendapatkan layanan gratis. Jangan dipandang sebelah mata layanan gratis ini, karena walaupun tidak berbayar layanan yang diberikan sudah sangat cukup powerfull dan tidak mengecewakan.

Memilih Paket Free Cloudflare

Lalu, Tambahkan record DNS “A” dan “CNAME” agar domain kita bisa terarahkan menuju server yang kita buat. Record “A” kemudian nama domain, ip server, automatic TTL, kemudian klik ison awan agar berwarna orange agar setiap trafic kita melalui cloudflare (optional), kemudian add record. Untuk Record CNAME, diisi dengan www, lalu nama domain.

Menambahkan Record DNS “A” di Cloudflare

Menambahkan Record DNS “CNAME” di Cloudflare

Hasil Setting DNS Record di Cloudflare

Perlu diperhatikan bahwa Record A merupakan yang utama agar domain mengarah ke server, sedangkan CNAME menjadi alias agar web kita bisa di akses melalui protokol www atau langsung dengan tanpa www. DNS Record juga masih banyak macamnya, seperti MX yang berguna untuk Email. Konfigurasi lainnya tergantung kebutuhan masing-masing.

Jika sudah setting dns, kemudian klik NEXT dan dilanjutkan dengan mengUpdate Nameserver domain kita dengan menggunakan nameserver dari cloudflare. Untuk mengupdate nameserver, setiap penyedia layanan berbeda-beda posisinya, untuk kali ini saya menggunakan domain yang saya beli di namecheap.com

Copy Nameserver CLoudflare dan Pasang di Domain

Setting Nameserver domain (di namecheap.com)

Setelah itu, tinggal klik Next dan tunggu proses propagasi / perpindahan nameserver ke cloudflare yang kita buat tadi.

Status masih pending di Cloudflare

Status sudah aktif di Clooudflare

Setelah itu, check website anda maka sudah online.

Domain syauqi,me yang tadi dibuat sudah online

Untuk syauqi.me baru saya buat di panel vps cyberpanel, jadi tampilan defaultnya seperti ini. Baca juga Cara Install Cyberpanel di GCP untuk lebih lanjut terkait cyberpanel.


Demikian Step by Step cara setting DNS di Cloudflare. Gimana, mudah bukan..? Kalau masih ada yang perlu ditanyakan silahkan tinggalkan komentar dibawah yaap 😀

Salam Blogger Power! ardan7779


Cara Mudah Install Cyberpanel di Google Cloud Platform / GCP, Step by Step


Satu lagi artikel terkait GCP Google Cloud Platform, namun kali ini kita bahas untuk bisa menginstall Cyberpanel sebagai panel VPS dengan menyediakan bundle installer OLS (Open Litespeed) sebagai webserver dan MariaDB sebagai DBMS (DataBase Management System) sehingga nanti server dapat digunakan sebagai Web Hosting yang lumayan powerfull dan lebih stabil. Cyberpanel berjalan di OS Centos.

Berikut beberapa kelebihan Cyberpanel:

  1. Lebih ringan dan tidak banyak memakan resource server
  2. Compatible dengan Apache .htaccess sehingga tidak perlu repot konfigurasi khusus
  3. Multiple PHP Selector, yang memungkinkan penggantian versi PHP secara mudah
  4. Auto SSL yang sangat berguna untuk menambah keamanan website
  5. Menyediakan fitur backup
  6. Dilengkapi dengan web-based file manager, yang beguna mengelola file2 web kita tanpa perlu akses SSH.

Ok, langsung saja lanjut

Cara Membuat Server Centos di Google Cloud Platform (GCP)

Seperti yang sudah dijelaskan di postingan sebelumnya, silahkan simak DISINI. Yang membedakan hanya ketika setting server yang hendak kita buat.

Untuk cara membuat Instance / Server di GCP secara lengkap, silahkan simak DISINI. Oh iya, jangan lupa untuk memasang IP Static di GCP karena ini penting untuk kebutuhan jangka panjang, silahkan simak di link tadi. Ok!

Install Cyberpanel di Server GCP

Setelah membuat server, maka selanjutnya yaitu menginstall Cyberpanel. Silahkan akses SSH Instance / Server yang sudah dibuat. Silahkan masuk ke dashboard Instance VM dan klik SSH pada server yg dibuat.

Jika sudah, jalankan yum update untuk mendapatkan update path Centos yang terbaru. Jangan lupa untuk melakukan perintah dengan menggunakan root access (menggunakan sudo su). Lalu jalankan perintah di bawah ini, tekan ctrl+v di SSH Console GCP untuk melakukan paste:

sh <(curl https://cyberpanel.net/install.sh || wget -O - https://cyberpanel.net/install.sh)

Setelah itu, silahkan pilih berapa Mesin Database yang akan digunakan. Untuk keperluan normal, saya sarankan hanya 1 database untuk menghemat resource. 1 Database ini nantinya juga bisa untuk membuat beberapa database untuk dipakai di banyak web.

Memilih 1 Database, pilih 1

Kemudian, memilih versi MariaDB yang hendak digunakan. Untuk ini saya sarankan memakai versi 10.1 karena lebih syabil dari versi yang lain, terrutama dibandingkan dengan versi 10.0. Pilih 2, kemudian enter.

Memilih versi MariaDB di Cyber Panel, Pilih Versi 10.0 (Nomer 2)

Kemudian, tunggu proses install hingga selesai. Silahkan ambil cangkir kopi 😀 dan nikmati di setiap sruputan, karena proses ini lumayan lama (sekitar 15 menit, tergantung kualitas server).

Proses Instalasi Cyberpanel di GCP

Setelah proses selesai, akan ditampilkan halaman informasi login menuju panel. Menggunakan ip dan port, untuk kemudian login menggunakan username dan password default. Silahkan login dan langsung amankan akun dengan mengganti password yang kiranya aman.

Default Informations Cyberpanel Installation

Cara Masuk Halaman Admin / Dashboard Cyberpanel

Setelah Instalasi seleesai, sobat bisa masuk ke halaman admin cyberpanel dengan cara:

https://<server-ip>:8090

Namun, jika anda menggunakan GCP dan belum dibuka port 8090, maka halaman admin TIDAK DAPAT dibuka, dan akan keluar error seperti ini:

Error tidak bisa membuka Halaman Admin / Dashboard Cyberpanel di GCP

Maka, langkah selanjutnya yaitu Membuka Port 8090 guna sebagai jalan masuk dan keluar koneksi Cyberpanel. Buka VPC Network » Firewall Rules » Create Firewall Rules. Lalu kemudian Create Firewall Rule, dan konfigurasikan seperti dibawah ini.

Setting Firewall Rules untuk port 8090 Cyberpanel di GCP

Setelah itu maka Halaman Dashboard Cyberpanel akan bisa di akses. Oh iya, jika ada pesan error kesalahan keamanan https, maka lanjutkan saja karena memang belum disetting menggunakan ssl secara utuh.

Tampilan Awal Cyberpanel

Tampilan Halaman Admin / Dashboard dari Cyberpanel


Demikian Cara Membuat Server dan Install Cyberpanel di GCP (Google Cloud Platform). Jika sobat mengalami kendala / error ketika melakukan langkah-langkah diatas, jangan sungkan untuk tinggalkan komentar dibawah ya! 😀

Salan Blogger Power! ardan7779.


Cara Mudah Membuat Kartu Berlogo GPN di Jenius – UPDATE!


Gerbang Pembayaran Nasional (selanjutnya: GPN) adalah suatu sistem yang mengintegrasikan transaksi antar bank. Jadi pada intinya, GPN akan memudahkan masyarakat jika ingin melakukan transaksi pembayaran non tunai menggunakan kartu debit di toko atau merchant dan dikelola langsung oleh pemerintah Indonesia.

GPN memungkinkan kemandirian Indonesia dalam mengelola berbagai pembayaran dalam satu sistem yang dikelola langsung secara nasional. Bagi kamu yang pengguna Kartu Jenius, maka kamu bisa dengan mudah membuat kartu berlogo GPN melalui aplikasi.

Dan juga, pada tahun 2022 mendatang, setiap warga negara Indonesia diwajibkan untuk mempunyai minimal 1 kartu berlogo GPN. Untuk video penjelasan lebih lanjut terkait Apa Itu GPN, bisa simak Video Ini (dari Youtube CNN Indonesia)

Cara Mudah Membuat Kartu Berlogo GPN di Jenius

1. Buka Aplikasi Jeniusmu (yang sudah aktif tentunya), dan klik bagian menu (pojok kiri atas), lalu pilih bagian Card Center. Dan kemudian dibagian kiri bawah, klik tombol Kartu Baru.

2. Lalu, dibagian gambar kartu, geser hingga ke pilihan kartu yang paling kanan (yang berlogo GPN di bagian pojok kanan bawah, berwarna biru). Kemudian berikan nama kartu yang akan sobat buat (bebas, dan tidak akan tercetak di kartu fisik ketika dikirimkan) dan sertakan saldo yang akan diisikan pertama kedalam kartu tersebut. Kemudian, klik lanjut.

3. Dibagian selanjutnya, akan diminta mengisi alamat koresponden yang nantinya akan digunakan untuk alamat pengiriman kartu fisik nya. Perhatikan bahwa alamat koresponden harus Terisi Dengan Benar sehingga tidak menyebabkan pengiriman kartu ke alamat palsu (bukan judul lagu). Kemudian, klik Buat Kartu.

4. Setelah selesai, maka kartu GPN akan tampil di menu Card Center dan siap untuk diaktifkan.

*catatan: Proses pembuatan kartu GPN di Jenius memakan waktu sekitar 3 hari kerja, dan pengiriman kartu fisik berkisar antara 2 – 4 Minggu dari proses pembuatan.

UPDATE 4 Agustus 2018 – Kartu Fisik Sampai Alamat

Seteleh sekian hari menunggu, akhirnya kartu saya datang dengan selamat, diantar sampai rumah. Dan ternyata tidak sampai 2 Minggu. Berikut kartu GPN Yang saya dapatkan

Cara Mudah Membuat Kartu GPN dengan Aplikasi Jenius (1)

Cara Mudah Membuat Kartu GPN dengan Aplikasi Jenius (2)

Cara Mudah Membuat Kartu GPN dengan Aplikasi Jenius (3)

Cara Mudah Membuat Kartu GPN dengan Aplikasi Jenius (4)


Demikian Cara Mudah Membuat Kartu Berlogo GPN di Jenius. Jika ada kendala atau pertanyaan, silahkan sampaikan di kolom komentar. Kalau ingin bertanya lebih lanjut perihal kartu jenius, bisa langsung hubungi ke email Jenius-Help@btpn.com

Semoga bermanfaat, Salam Blogger Power..!